Cara menampilkan TIN 3D dengan SAGA GIS

Membuat tampilan Tiga Dimensi ternyata tidak harus menggunakan software mahal dengan ekstensi aplikasi 3D seperti arcgis. SAGA GIS dapat menjadi alternatif untuk mengolah data kontur menjadi data TIN, Triangular Irregular Network, yang selanjutnya ditampilkan secara tiga dimensional.

Berikut adalah link dari channel video yutube MapVertex MV, yang menjelaskan proses pembuatan tampilan 3D dari kontur. https://www.youtube.com/watch?v=8X7NVSAceq4

 

Belajar QGIS 2.10.1 PISA

QGIS setelah meluncurkan versi 2.8.x yang diklaim sebagai LTS (Long Term Service) kembali merelease versi yang lebih tinggi, 2.10.x dengan kode software PISA.

Memang luar biasa tim QGIS ini dalam kondisi ekonomi global yang memburuk, masih tetap konsisten dalam memberikan dukungan dalam berkembangnya dunia Free Open Source Software GIS. Layak diapresiasi dalam bentuk apapun.

Berbicara mengenai QGIS, mapvertex telah merelease beberapa video untuk memudahkan khalayak pemerhati spasial belajar gis dengan qgis, berikut beberapa link yang dapat digunakan untuk belajar:

  1. Georeferencing : http://belajar.mapvertex.com/2015/10/belajar-qgis-georeferencing-video.html
  2. Digitasi Peta : http://belajar.mapvertex.com/2015/10/belajar-qgis-digitasi-peta-video.html

Select by Attribute di QGIS 2.x Dufour

Tanya :

Berpindah dari QGIS 1.8 ke QGIS 2.0 membuat saya bingung, seperti Select By Attribute-nya tidak ada?

Tolong bantu saya melakukan Select by Attribute di Dufour?

 

Jawab :

Select by Attribute (SbA) memang sudah tidak ada, diganti dengan Select by Expression (SbE).

Untuk melakukan SbA gunakan SbE arahkan daftar fungsi ke Field, pilih field yang akan diseleksi.

image

setelah dipilih suatu field, klik Load All unique values, klik Select, Close.

 

Untuk mengakses SbE bisa di Tabel yang dibuka dengan Open Attribute Table, atau lewat menu View –> Select –> Select by Expression

QGIS 2.0

Dengan beberapa perubahan baik tampilan atau performa, sebagaimana dirilis di qgis.org, pengganti qgis lisboa sudah muncul.

Dengan codename Dufour.

qgisdufour

Berikut beberapa perubahan yang diadakan :

  • Ikon tema diupdate untuk meningkatkan konsistensi dalam antarmuka QGIS.
  • Simbol layer yang baru menggunakan layout tree, dan lebih jelas sehingga memudahkan dan dapat dengan cepat mengakses semua simbol
  • QGIS 2.0 sekarang sudah mendukung Oracle Spatial.
  • Data Properties memungkinkan untuk mengontrol tipe simbol, ukuran, warna, rotasi melalui atribut fitur.
  • Elemen html dapat diletakkan dalam peta anda.
  • Fitur atlas ditambahkan dalam print composer untuk membuat map series.
  • dan masih banyak lagi, download untuk mengetahui di : http://qgis.org/en/site/forusers/download.html

Salah satu sebab peta shp tidak tampil di arcview

Tanya : Kenapa peta shp tidak muncul di arcview?

 

Jawab :

Salah satu sebab peta tersebut tidak muncul adalah tidak sama antara sistem proyeksi data,

dengan sistem proyeksi pada view.

Pertama setting proyeksi di view properties, klik menu View –> Properties, pilih Projection, isikan sesuai dengan proyeksi yang ingin ditayangkan.

Kedua, jika data belum ada proyeksinya, tentukan dengan Define Projection, atau Ubah proyeksi dengan extensi Project di Arcview, sesuaikan dengan proyeksi yang ingin ditampilkan.

Pengolahan Citra dengan GRASS GIS

Tutorial Pengolahan Citra dengan GRASS ini memiliki konten sebagai berikut :

A. Pengantar GRASS GIS

I. Tentang GRASS GIS

II. Pengenalan GRASS dan pre-setting GRASS

III. Menampilkan, Membaca, Ekspor data satelit

 

B. Pemrosesan Dan Ekstraksi Informasi

I. Statistik Citra Satelit

II. Terrain Analysis : Contour dan Relief

III. Klasifikasi Digital

 

C. Integrasi dengan QuantumGIS

Bekerja dengan Raster GRASS di QuantumGIS

 

Tutorial ini ditulis oleh @amirulanam, untuk download/unduh di :

http://file.komunitasgis.com/pengolahan-citra-dengan-grass-gis

Jawaban Spatial Quiz : Dimana Letak Jembatan

Jawabannya adalah :

Jembatan berada di titik-titik perpotongan antara fitur Jalan dengan fitur Sungai.

Secara teknis yang diperlukan adalah membuat interseksi antara keduanya,

dengan menggunakan Menu Vector –> Analysis Tool –> Line Intersection (perintah QGIS).

image

image

Lihat gambar berikut sebagai hasil proses tersebut :

image

Jawaban tidak harus dengan QuantumGIS, pakai software lain juga boleh.

Punya Cara lain? Silakan unggah di forum, dan akan kami tampilkan juga disini, Terima Kasih.

 

Tambahan Jawaban dari  M.F.Ghazali di mailing list Komunitas GIS :

dengan ArcGIS –> geoprocessing–>intersect–>pilih data inputnya–>tentukan tipe data
outputnya (line/point)–>OK

Spatial Quiz : Dimana letak jembatan?

Terdapat data shapefile sungai dan jalan seperti ditampilkan dengan quantum gis berikut :

image

Tantangan kuisnya adalah : Cari letak jembatan secara logis, bukan aktual.

Tujuan dari kuis ini adalah untuk mengasah logika spasial hingga tingkat praktis itu saja.

Data telah diunggah di http://file.komunitasgis.com/data-quiz-dimana-letak-jembatan, untuk anda olah, mencari jawabannya.

Jawaban anda bisa anda unggah di mailing list komunitasgis : https://groups.google.com/forum/#!forum/komunitas-gis

Jawaban oleh KomunitasGIS akan tayang posting pekan depan.

Selamat Mencoba..

Kontrol Format Data Level Landsat 8

Kontrol Format Tingkat Data Landsat meliputi :

Level 0 (L0), data citra yang telah dibersihkan bagian pengoformatan data dan teranmisi datanya. Lnull sudah ada informasi waktu, informasi spasialnya dan terorder dalam bsq.

Level 1 Radiometric (L1R), pada tingkat ini secara radiometris dihasilkan dari pengkoreksian terhadap data L0 dan diskalakan ke radians spektral atau pantulan.

Level 1 Systematic (L1G), data L1R yang dikoreksi geometri sistematik, dan di resampling ke proyeksi kartografis, dan direferensikan ke WGS84, G873, atau versi lain yang ada.

Level 1 Gt (L1Gt), data L1R yang dikoreksi geometri sistematik, dengan koreksi terrain, dengan perlakukan yang sama seperti pada L1G. L1Gt menggunakan informasi posisi onboard atau ephemeris definitif, dan juga penggunaan data elevasi untuk mengkoreksi kesalahan paralaksise.

Level 1 Terrain (L1T), data hasil pengolahan L1R, dengan penerapan koreksi geometri sistematik. Penggunaan titik ikat, atau informasi posisi onboard untuk resampling citra sehingga terproyeksi secara kartografis, ke WGS84, G873, atau versi lain yang ada. Data hasil pengolahan dengan level L1T ini juga terkoreksi medan (terrain) untuk relief displacement.

(Translasi KomunitasGIS.com dari Buku DFCB Landsat : USGS Landsat Data Continuity Mission (LDCM) Level 1 (L1) Data Format Control Book (DFCB) oleh Simon)

WordPress SEO fine-tune by Meta SEO Pack from Poradnik Webmastera