Category Archives: Dialog

Apakah bisa overlay peta skala 1 : 25.000 dengan peta 1 : 5.000?

Tanya :

Apakah bisa overlay peta skala 1 : 25.000 dengan peta 1 : 5.000?

 

Jawab :

Secara teknis bisa, tetapi dalam sudut pandang analisis tidak benar.

Alasan : karena tingkat kedetilan informasi akan berbeda.

Skala yang lebih besar, 1 : 25.000, detil geometri akan lebih general daripada 1:5.000.

Presentasi semantik juga akan lebih dalam/konkrit untuk skala 1:5.000 dibandingkan dengan 1:25.000.

Topologi Vektor di GRASS GIS

Tanya :

Bagaimana membangun topologi di GRASS GIS?

 

Jawab :

Vector –> Topology maintenance –> Create or rebuild Topology [v.build]

Di Tab Required, Nameof Input Vector Map (diisi dengan nama input)

di Tab Optional, cek/contreng –> build topology

Klik Run

image

Bagaimana membuat envelope atau bounding box dari layer extent di QuantumGIS?

Tanya :

Bagaimana membuat envelope atau bounding box dari layer extent di QuantumGIS?

Jawab :

1. Anda tampilkan layer yang ingin anda buat envelope atau bounding box nya.

2. Klik Vector –> Research Tools –> Polygon from layer extent

image

3. Tentukan layer yang akan diketahui layer extentnya, klik pada pulldown arrow di input layer,

image

4. Tentukan nama output shapefile-nya, klik Ok.

Kembali ke lingkungan editing tool versi 9.3

Tanya :

Saya menggunakan arcgis 10, setelah saya buka editing tool-nya, saya cari Target Feature, Create Feature tidak ada, saya bisa ketemukan dimana ya?

 

Jawab :

Secara default, Arcgis 10 menggunakan feature template dan jendela Create Feature untuk membuat feature baru, tetapi bagi yang belum familiar,

terdapat pilihan untuk mengembalikan ke model yang relatif mirip lingkungan editing versi 9.

Anda dapat membalikkan dengan menjalankan ArcGIS\Desktop10.0\Utilities \AdvancedArcMapSettings.exe, klik Tab Editor dan uncheck atau

hilangkan tanda contreng/centang pada kotak disebelah Create feature using templates dan silakan anda keluar arcmap dan masuk ke arcmap lagi,

semoga sukses dan berhasil!

sumber : fishandgame .idaho. gov/ifwis/portal/blog/revert-back-arcmap-93-editing-environment-arcmap-10

Mengubah data teks poligon menjadi gambar geometri

Tanya :

Saya punya data seperti berikut :

POLYGON ((473205.46875 9876149.0,473214.34375 9876127.0,473276 9876098,473350.625 9876088.0,473435 9876049,473469.125 9876006.0,473353.09375 9875780.0,473345.125 9875785.0,473275.71875 9875851.0,473239.125 9875867.0,473211.375 9875880.0,473191.1875 9875886.0,473165.9375 9875891.0,473139.4375 9875905.0,473125.5625 9875918.0,473096.53125 9875937.0,473070.03125 9875955.0,473046.0625 9875979.0,473028.40625 9876003.0,472994.34375 9876059.0,472979.1875 9876076.0,472975.28125 9876085.0,473205.46875 9876149.0))

Bagaimana mengubah itu menjadi bentuk geometri secara cepat?

 

Jawab :

Anda bisa gunakan QuantumGIS, dengan tool QuickWKT,

quickwkt adalah plugin dalam qgis, jadi anda harus mendownload dulu agar bisa menggunakannya.

kalau sudah ada akses di menu Plugin, cari QuickWKT,

kopikan data anda diatas dan paste ke jendela QuickWKT, maka anda akan mendapatkan hasil gambar dari data tersebut.

Ekspor to a new projection, toolnya tidak ada?

Tanya :

Saya sudah mencoba melakukan proyeksi seperti pada artikel di http://komunitasgis.com/?p=169,

tetapi “Export to a new projection” yang anda sebutkan tidak ada, jadi bagaimana saya harus memproyeksikan data saya?

Saya menggunakan QGIS 1.8.

 

Jawab :

Jika anda tidak menemukan ‘Export to a new projection’ di Vector –> Data Management Tools,

anda dapat memproyeksikan data anda yang sudah ditampilkan, dengan klik kanan pada nama layer data anda di Tabel Of Content (daftar layer).

Kemudian pilih Save As, isikan nama file, dan pada pilihan CRS, anda bisa isikan target sistem koordinat yang anda inginkan.

Selanjutnya caranya sama sebagaimana save as seperti biasa.

Dialog yang menjelaskan tentang penggunaan ArcSWAT, HECRAS (Dialog pilihan mailing list Komunitas GIS)

Alan Wijaya (AW) : Adakah para master-master GIS d grup ini yang tahu tentang AVSWAT 2000? terutaman dalam menghitung debit banjir….
Mohon bantuannya….
Edi Riawan (ER) : mungkin arcswat ya namanya, SWAT dikembangkan berdasarkan model hidrologi, dan lebih dekat ke tank model daripada ke hidrolik, jadi secara konseptual tidak dapat digunakan untuk melakukan pemodelan banjir, kalo mau mencoba silahkan coba Hecgeoras. selamat mencoba

AW : Tapi ada jurnal yang saya baca klw AVSWAT 2000 untuk ArcView itu melakukan pemodelan Debit dan Limpasan dengan bantuan xtension Hydrolic Modeling. Itu gmn yah mas..??
Apa susah mas klw melakukan pemodelan banjir dengan HecGeoras?
ER : betul sekali mas, arcswat menghasilkan debit, namun debitnya bulanan (walaupun inputannya harian). sedangkan banjir sangat ditentukan oleh intensitas, curah hujan 100 mm/hari belum tentu terjadi banjir tergantung durasinya. untuk itu simulasi banjir hendaknya menggunakan data yg lebih detail dari harian, namun kenyataanya data ini masih susah bahkan bisa dikatakan belum banyak, kalopun ada baru berapa taun penkuran. disisi lain dalam banjir biasanya ada 2 model yang terlibat, biasanya dikenal dengan nama model hidrologi dan hidroulik, model hidrologi untuk melakukan perhitungan dari hujan hingga debit, dan model hidroulik digunakan untuk melakukan simulasi dari debit ke water level.
HECRAS sendiri adalah model hidroulik, biasanya HECRAS memanfaatkan hasil simulasi dari model HEC 1 atau HEC HMS sebagai model hidrologinya, komponen HECRAS di ArcGIS namanya HECGEORAS, untuk HEC1 saya lupa silahkan searching aja.
Namun intinya pahami konsepnya maka mau pake metoda apapun tidak masalah.

AW : Wahhh… makasih banyak mas atas pencerahannya.
soalnya dosen saya yg menyuruh untuk simulasi debit banjir rencana dengan menggunakan AVSWAT. Padahal awalnya saya memilih menggunakan Hec HMS. Tapi dengan pencerahan dari mas Edi kini saya akan kembali menggunakan Hec HMS.

ER : untuk lebih meyakinkan coba baca lebih detail di konsep2nya. memang banyak yg salah arti tentang software2 hidro. kalo hanya untuk analisa banjir, bisa2 saja menggunakan SWAT namun harus diikuti dengan analisa frequensi untuk merubah data bulanan menjadi data intensitas. analisa ini butuh data observasi intesintas hujan (mm/jam) dan debit jam2an juga. selamat mencoba