Category Archives: Freeware

Belajar QGIS 2.10.1 PISA

QGIS setelah meluncurkan versi 2.8.x yang diklaim sebagai LTS (Long Term Service) kembali merelease versi yang lebih tinggi, 2.10.x dengan kode software PISA.

Memang luar biasa tim QGIS ini dalam kondisi ekonomi global yang memburuk, masih tetap konsisten dalam memberikan dukungan dalam berkembangnya dunia Free Open Source Software GIS. Layak diapresiasi dalam bentuk apapun.

Berbicara mengenai QGIS, mapvertex telah merelease beberapa video untuk memudahkan khalayak pemerhati spasial belajar gis dengan qgis, berikut beberapa link yang dapat digunakan untuk belajar:

  1. Georeferencing : http://belajar.mapvertex.com/2015/10/belajar-qgis-georeferencing-video.html
  2. Digitasi Peta : http://belajar.mapvertex.com/2015/10/belajar-qgis-digitasi-peta-video.html

QGIS 2.0

Dengan beberapa perubahan baik tampilan atau performa, sebagaimana dirilis di qgis.org, pengganti qgis lisboa sudah muncul.

Dengan codename Dufour.

qgisdufour

Berikut beberapa perubahan yang diadakan :

  • Ikon tema diupdate untuk meningkatkan konsistensi dalam antarmuka QGIS.
  • Simbol layer yang baru menggunakan layout tree, dan lebih jelas sehingga memudahkan dan dapat dengan cepat mengakses semua simbol
  • QGIS 2.0 sekarang sudah mendukung Oracle Spatial.
  • Data Properties memungkinkan untuk mengontrol tipe simbol, ukuran, warna, rotasi melalui atribut fitur.
  • Elemen html dapat diletakkan dalam peta anda.
  • Fitur atlas ditambahkan dalam print composer untuk membuat map series.
  • dan masih banyak lagi, download untuk mengetahui di : http://qgis.org/en/site/forusers/download.html

Topologi Vektor di GRASS GIS

Tanya :

Bagaimana membangun topologi di GRASS GIS?

 

Jawab :

Vector –> Topology maintenance –> Create or rebuild Topology [v.build]

Di Tab Required, Nameof Input Vector Map (diisi dengan nama input)

di Tab Optional, cek/contreng –> build topology

Klik Run

image

Mengubah nama layer di GRASS

Tanya:

Mapset saya terlalu banyak layer hasil proses yang tidak standar namanya, yang saya tanyakan bagaimana mengubah nama-nama layer tersebut?

 

Jawab :

Gunakan File –> Manage map and volumes –> Rename [g.rename]

pilih layer yang ingin diubah nama, klik nama layer.

image

tuliskan nama yang diinginkan, klik Run

Bagaimana membuka data satelit raw image 16 bit dengan GRASS?

Tanya :

Saya mempunyai raw image data 16 bit, dan saya buka dengan grass, tapi hasil tidak sempurna, tidak jelas gambarnya, bagaimana kasus seperti ini?

 

Jawab :

1. Untuk membuka raw image dengan grass anda harus menggunakan perintah dari pulldown menu

“File >> Import Raster Data >> Binary file import (r.in.bin)”.

2. Untuk data bit-depth 16 bit anda harus mendefinisikan di Setting pada jendela r.in.bin

di “Number of byte per pixel :” isikan angka 2.

3. Pilihan signed, anda check jika data anda berupa data bertanda, bertanda disini contohnya –7892, –65356.

Jika bukan jangan di beri tanda contreng/check.

4. Di “Bound” pada jendela r.in.bin, anda definisikan koordinat utara terluar, koordinat selatan terluar,

koordinat bujur paling timur, koordinat bujur paling barat.

Isikan rows (jumlah baris) dan column(jumlah kolom).

 

Selamat mencoba, silakan diskusikan kembali jika masih ada kendala.

Membuka raw image ALPSR ASD ORM JAWA200906FBD343HV0A02_001_IMG dengan Monteverdi

Tanya :

Bagaimana membuka file ALPSR-ASD-ORM_JAWA200906FBD343HV0A02_001_IMG dari JAXA ALOS pakai opensource image processing software?

 

Jawab :

image

1. Anda masuk/akses Monterverdi,

2. File –> Open Dataset

3. Browse file ALPSR anda

4. Ubah data type menjadi ‘Raw Image’

5. Muncul window pendefinisian image “Enter Image Information”

6. Isikan Width, Height, Band, Pixel Type, Interleave (#KomunitasGISTips:informasi ini anda dapatkan dari file sertaan dengan akhiran HDR)

7. Lainnya biarkan default, klik Ok.

8. Klik kanan pada layer, pilih Display in Viewer

Selamat mencoba, @komunitasgis @2013

Orfeo Toolbox, Monteverdi, aplikasi pengolahan citra open source

Membawa jargon, “not a black box”, Orfeo Toolbox memberikan kemampuan penjabaran yang mendetil mengenai algoritma yang digunakan pada saat mengolah citra. Aplikasi yang berlisensi CeCILL (semacam dengan GPL, #GPL bukan Glodok Public License ya Open-mouthed smile) merupakan sekumpulan open source library, yang dikembangkan oleh CNES (Lembaga Antariksa Perancis).

OTB pada awalnya berbasis ITK, suatu pustaka pengolahan citra untuk terapan medis, namun pada akhirnya OTB ini dikembangkan untuk algoritma terapan pengolahan citra beresolusi tinggi.

OTB, Orfeo Toolbox adalah sekumpulan komponen algoritma, yang dapat diterapkan pada berbagai citra penginderaan jauh secara luas, dan ditekankan pada jargon ‘bukan kotak hitam’, dimana metodologi yang ada ditampakkan secara jelas. #komunitasgis.com, 12022013.

image

Disamping sebagai toolbox, dengan berbasis Orfeo, aplikasi pengolahan citra yang disusun dari C++ juga dikembangkan dengan nama Monteverdi.

Anda dapat mendownload aplikasi ini di sourceforge.net : http://www.orfeo-toolbox.org/otb/download.html

Selamat mencoba

Lanjutan cara memproyeksikan data UTM ke Decimal Degree

Tanya :

Saya sudah melakukan klik kanan pada layer dan pilih Save As, kemudian saya isikan nama file hasil proyeksi, terus saya setting CRS, proyeksi tujuannya ke WGS84 (EPSG 4326), tapi hasilnya masih tetap UTM, bagaimana ini?

Jawab :

Permasalahannya terletak di setting awal CRS data UTM anda, caranya :

1. Klik kanan pada layer, pilih Set Layer CRS,

2. Setting CRS data anda, sesuaikan dengan informasi awal yang sudah anda ketahui, data anda dalam proyeksi apa.

3. Setelah anda setting diatas, baru bisa anda proyeksikan dengan menggunakan klik kanan Save As, seperti yang sudah anda lakukan.

Apa itu GearScape Geoprocessing Language?

GGL adalah bahasa komputasi SQL-like untuk geoprocessing yang disediakan aplikasi GIS GearScape. Dalam versi pertama GGL berbasis SQL, dan pada versi terakhir, GGL2 menjadi bahasa baru secara total, diambil dari ide mengenai WKL (Well Known Language) yang berbeda (SQL, Xpath, imperative, dll) untuk membuat geoprosesing menjadi mudah dan reliabel.

Tipikal alur kerja dari GGL adalah :

1. Aplikasi GIS (GearScape) memuat data kedalam aplikasi itu sendiri.

2. Mengeksekusi intruksi dengan GGL

3. Menayangkan hasil proses GGL

Sejauh ini GearScape hanya suatu aplikasi GIS untuk menerjemahkan GGL, tetapi dalam GGL2 ini, sudah bisa digabungkan, dan memungkinkan untuk diinjeksikan (sebagai plugin atau ekstensi) dari aplikasi lain.

 

Anda dapat mengunduh di alamat ini : http:// www. fergonco. es/gearscape/index.php