Category Archives: Komunitas GIS

Memperoleh data koordinat x, y dari suatu titik

Tanya :
Bagaimana memasukkan titik koordinat kedalam atribut dengan cepat di ArcGIS?

Jawab :
Anda buat dua kolom baru pada tabel atribut, misal x, dan y pada tulisan kolom x anda klik kanan, pilih calculate geometry, terus anda pilih propertiesnya, cari properties untuk memperoleh posisi, x coordinate, dan lakukan pula untuk membuat kolom y, jika data anda sudah mempunyai informasi proyeksi, maka dibawahnya ada pilihan setting proyeksinya.

Kegunaan ArcObject dan ArcGIS Server

Tanya :
saya ingin tau untuk apa arcgis server dan arcobject itu?

Jawab :
Arcobject itu object model, mudahnya kerangka dari aplikasi arcgis tipikal (arcgis server, arcgis desktop, dll) seperti kerangka tulang pada manusia, dan manusianya adalah arcgis.
arcobject ini digunakan untuk membangun arcgis ini. Tapi bukan alatnya, alat untuk membangun arcgis ini adalah bahasa pemrograman, bahan untuk membangun ya arcobject itu.

kalo arcgis server itu application server, bayanginnya seperti arcgis desktop tapi nge-running lewat browser internet, dengan mozilla atau ie anda bisa lakukan overlay, clip dll. tapi ada catatan, arcgis server tidak semata-mata hanya jalan dengan browser internet.
beberapa fasilitas arcgis itu antara lain :
a. sebagai gis services
b. sebagai web mapping services
c. sebagai geoprocessing services, dll

Anda tidak butuh arcgis desktop jika sudah punya arcgis server. ArcGIS Desktop diperlukan sebagai tool untuk memasukkan data ke arcgis server, tetapi tanpa arcgis desktop pun bisa.

Kenapa tidak perlu arcgis desktop jika sudah punya arcgis server ?
Karena dengan ‘sedikit’ koding (pemrograman) anda bisa membuat aplikasi gis berbasis client-server yang dapat mengerjakan sebagian besar kemampuan arcgis desktop, walaupun tidak keseluruhan kemampuan.

Cara konversi autocad dwg ke esri shapefile shp

Tanya :
Bagaimana cara konversi file autocad dwg ke shp?

Jawab :
(cara 1) ArcView way :
1. Aktifkan extension CAD Reader : File >> Extension, beri cek
2. masuk ke View, load data DWG anda, pilih jenis geometri feature yang ingin di convert
3. dari View, pilih menu Theme >> Convert to shapefile

(cara 2) ArcGIS :
1. buka Arccatalog, pilih folder yang ada file .dwg-nya tsb (dlm arccatalog .dwg akan terbaca dlm beberapa bentuk : annotation, polygon, polyline dll). Bisa kita eksport keseluruhan (klik kanan Export > To Shapefile(Multiple) ato 1 saja (pilih salah satu kmd klik kanan Export > To Shapefile(Multiple).
2. Output location isi dgn File Geodatabase Feature dataset (didalam File Geodatabase dgn sistem koordinat yang telah sesuai)
3. Output Feature Class isi dgn nama sesuai dgn keinginan.

Bagaimana cara memproyeksikan shapefile di arcview?

Tanya:
Bagaimana cara memproyeksikan shapefile di arcview?

Jawab:
1. Pilih Arcview Projection Utility dari menu file
2. Muncul kotak dialog Step 1, pilih shapefile yang akan diproyeksikan
3. Klik next akan muncul step 2, isikan sistem koordinat asal dari data shape anda.
4. Jika shp anda belum ada informasi sistem koordinatnya, maka anda perlu untuk mendefinisikan dengan mengisi Tipe sistem koordinat, nama sistem, dan unitnya.
5. Setelah anda klik next akan muncul step 3, distep ini anda perlu untuk mengisikan sistem koordinat tujuan, atau sistem yang diinginkan. isikan juga nama sistem, dan unitnya.
6. Pada step 4 anda akan diminta untuk mengisikan nama shapefile tujuan, klik browse, isikan, tekan Ok, tekan next,
7. muncul summary, dan klik finish, anda telah berhasil memproyeksikan shapefile anda dari satu sistem ke sistem lain.

Apakah permasalahan anda sudah terjawab, dengan cara diatas?
Jika belum gabung dengan mailing list Komunitas GIS, http://groups.google.com/group/komunitas-gis
Tanyakan diforum, pertanyaan anda yang belum terjawab, teman lain akan membantu, dan silakan berbagi pengetahuan anda disana, dengan menjawab pertanyaan dari teman lain, yang menurut anda bisa menjawabnya.
Jangan sungkan, tidak ada pintar ataupun bodoh, yang ada berbagi pengalaman dan pengetahuan. Dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan, ilmu anda tidak berkurang 🙂 Mari berbagi.

Membuat Grafik Pie di ArcGIS

Tanya :
Bagaimana membuat grafik dengan tipe Pie di ArcGIS?

Jawab :
Pada data spasial yang ada anda harus mengakses properties di TOC Display,
TOC display itu daftar layer yang biasanya berada disebelah kiri.
sorot pada feature class, klik kanan dan pilih properties.
Pada Layer Properties klik pada Symbology, Pilih Chart – Pie,

Klik pada daftar kolom/field yang ada di Field Selection, klik “>”
untuk memasukkan dalam daftar symbol yang akan ditampilkan sebagai data Pie.

Klik Properties untuk mengatur putaran pie dan ketebalan grafik pie tersebut.
Bisa di klik pada orientasi/aritmetik, tampilan 3D, silakan dicoba.

Tekan Ok dan Apply.

Apakah permasalahan anda terselesaikan? Jika belum tanyakan kembali
di Mailing List KomunitasGIS.com Geovisi.
Klik http://groups.google.com/group/komunitas-gis

Hitung jumlah kelas di kolom atribut

Tanya :

Bagaimana cara mengetahui dengan cepat, berapa banyak kelas rendah, berapa jumlah kelas sedang dan berapa banyak kelas tinggi dengan menggunakan ArcGIS versi 9.2 bagaimana caranya? Seperti tabel atribut dibawah ini :

Hitung dengan Query Klas Atribut Arcgis
Hitung Pengkelasan atribut

Jawab :

Gunakan SQL – Select by attribute. Di status bar akan menunjukan berapa jumlah tipe/ kelas per “varian” itu. Kalau mau sekaligus bukalah data itu di Access dengan Pivot Table atau kalau mau di Excel tampahkan satu field numerik yang diisi nilai “1” dan gunakan Pivot Tabel.

Menghitung Luas di ArcGIS

Tanya :

Bagaimana menghitung luas di ArcGIS?

Jawab :

Gunakan – Calculate Geometry. Tentu diatur terlebih dahulu Coordinate
systemnya.

Calculate Geometry diakses dari tabel atribut, klik kanan pada nama kolom, dan cari dari drop down list yang muncul.

Tabel atribut dapat dimunculkan dari klik kanan pada layer di TOC (tabel of content).

Setting Coordinat system dapat diakses di Data Frame Properties.

Sudah terjawabkah permasalahan anda? Jika belum lanjutkan bertanya di Mailing list Komunitas GIS, http://groups.google.com/group/komunitas-gis

dan juga kami tunggu sharing pengetahuan anda, tidak perlu pengetahuan yang canggih, sesederhana apapun, pasti suatu saat berguna bagi yang lain.

Setelah dissolve jumlah feature berkurang

Tanya :
Aku sedang mencoba menghitung luas suatu area hasil interpretasi citra. Jumlah feature dalam vektor yang kami akan hitung lebih dari 300 ribu polygon, aku reklasifikasi dengan jumlah yang lebih sederhana (20-an) dan aku dissolve. Sayangnya, tabel hasil dissolve itu hanya menunjukkan jumlah klas (20-an), bukan jumlah feature (sekitar 300 ribuan). Apa betul kasus tersebut lantaran topology yang belum kubangun?
Mungkinkah ArcGIS membangun topology pada 300 ribu polygon (seingatku ArcInfo hanya 100 ribuan)? dan, bagaimana membangun itu (topology)?

Jawab :
Betul itu memang masalah topologi, tapi bukan berarti topologi anda belum terbangun. Ketika 300 ribu feature menjadi 20 klas feature , berarti topologinya berubah dari single polygon menjadi multi polygon. Caranya mudah tinggal di explode, poligon anda akan kembali dari 20 menjadi 300 lagi.
Caranya, kalau tools di arcgis dapat menggunakan Multipart to Singgelpart. bisa dicari di arc toolbox dari Data Management Tools – Feature – Multipart to Singlepart.