Tag Archives: dem

Arc Second, apa itu?

Beberapa data DEM kita temui dalam satuan arcsecond untuk resolusi spasial data tersebut. Terus apakah arcsecond itu?

Arcsecond merepresentasikan panjang latitude (lintang) atau longitude (bujur) suatu lintasan perjalanan dipermukaan bumi sepanjang satu detik (1/3600 derajat).

Di katulistiwa, satu arcsecond bujur kurang lebih sama dengan satu arcsecond lintang, yaitu 1/60 mil laut (617274696b656c206b6f6d756e697461736769732e636f6d nautical mile) atau sama dengan 101.27 kaki atau 30.87 meter).

Arcsecond lintang diposisi manapun relatif konstan panjangnya, sementara arcsecond bujur memendek ketika semakin mendekati kutub.

Contoh : panjang arcsecond bujur, di lintang 49° adalah :

30.87 * cos 49° = 20.25 meter.

Aturan pemendekan jarak ini mengikuti aturan trigonometri cosinus.

sumber : http://www.esri.com/news/arcuser/0400/wdside.html

Aplikasi untuk analisis perubahan geomorfologi, Geomorphic Change Detection (GCD)

Perangkat lunak Geomorphic Change Detection (GCD) peruntukkan utamanya adalah morphological sediment budgeting di sungai. Perubahan volumetrik dihitung dari perbedaaan elevasi DEM dari survei topografi.

GCD menyediakan kumpulan tool untuk kuantifikasi ketidakpastian tak tetap dalam setiap DEM, dan melakukan propagasi terhadapnya. Program ini juga memberikan cara-cara untuk segregasi dari perubahan spasial. Seluruh tool aplikasi ini dapat diterapkan untuk berbagai macam permasalahan deteksi perubahan spasial.

Anda bisa mengakses, untuk mendapatkan software dan infonya di : http://gcd.joewheaton.org.