Tag Archives: landsat

Kontrol Format Data Level Landsat 8

Kontrol Format Tingkat Data Landsat meliputi :

Level 0 (L0), data citra yang telah dibersihkan bagian pengoformatan data dan teranmisi datanya. Lnull sudah ada informasi waktu, informasi spasialnya dan terorder dalam bsq.

Level 1 Radiometric (L1R), pada tingkat ini secara radiometris dihasilkan dari pengkoreksian terhadap data L0 dan diskalakan ke radians spektral atau pantulan.

Level 1 Systematic (L1G), data L1R yang dikoreksi geometri sistematik, dan di resampling ke proyeksi kartografis, dan direferensikan ke WGS84, G873, atau versi lain yang ada.

Level 1 Gt (L1Gt), data L1R yang dikoreksi geometri sistematik, dengan koreksi terrain, dengan perlakukan yang sama seperti pada L1G. L1Gt menggunakan informasi posisi onboard atau ephemeris definitif, dan juga penggunaan data elevasi untuk mengkoreksi kesalahan paralaksise.

Level 1 Terrain (L1T), data hasil pengolahan L1R, dengan penerapan koreksi geometri sistematik. Penggunaan titik ikat, atau informasi posisi onboard untuk resampling citra sehingga terproyeksi secara kartografis, ke WGS84, G873, atau versi lain yang ada. Data hasil pengolahan dengan level L1T ini juga terkoreksi medan (terrain) untuk relief displacement.

(Translasi KomunitasGIS.com dari Buku DFCB Landsat : USGS Landsat Data Continuity Mission (LDCM) Level 1 (L1) Data Format Control Book (DFCB) oleh Simon)

Cara Koreksi Radiometri Citra LANDSAT TM

Tanya :

Bagaimana cara melakukan koreksi atmosferik/radiometri untuk citra landsat TM ?

Jawab :

Koreksi atmosferik dilakukan pada citra yang mengalami distorsi
radiometrik.  Atau dikatakan juga bahwa Koreksi radiometrik dilakukan karena gangguan dari efek atmosfer sebagai sumber kesalahan utama.

Distorsi dapat terjadi sewaktu akuisisi data dan transmisi atau perekaman
detektor-detektor yang digunakan pada sensor dengan ciri-ciri kesalahan
meliputi :
– Adanya piksel yang hilang
– Pengaruh atmosfer yang menyebabkan hamburan bayangan obyek
– Adanya tampilan garis yang disebabkan oleh ketidak seragaman detektor

Koreksi tersebut di atas dapat menggunakan metode penyesuaian histogram
(histogram adjustment). Asumsi yang melandasi metode ini adalah nilai piksel terendah tiap saluran seharusnya bernilai 0. Apabila nilai lebih besar dari nol (>0), maka dihitung sebagai bias atau offset, dan koreksi dilakukan
dengan cara menghilangkan bias tersebut, yaitu mengurangi keseluruhan nilai spektral pada saluran asli dengan nilai biasnya masing-masing.

Di ENVI dapat dilakukan dengan Band Math atau Dark Substract

Basic Tools > Band Math
kemudian masukkan formula pengurangn nilai bias, misal : B1-54
lakukan untuk masing-masing band, dengan nilai biasnya masing-masing

Basic Tools > Preprocessing > General Purpose Utilities > Dark Substract
pilih citranya, maka semua band akan terkoreksi (apabila semua band/saluran berada dalam satu file)

Untuk cek nilai rentan band/saluran
Pilih Basic Tools > Statistics > Compute Statistics