Tag Archives: shapefile

Dimana fasilitas merge di Quantum GIS?

 

Tanya :

saya ingin menggabungkan beberapa data titik observasi hotspot dalam sekian tahun menjadi satu dataset, kalau disoftware lain ada merge, adakah di QuantumGIS, dan bagaimana caranya?

 

Jawab:

1. Anda klik menu Vector –> Data Management Tools –> Merge shapefile to one

2. Anda bisa mengumpulkan data shapefile dalam satu folder satu jenis data, sehingga bisa “select data by folder” atau jika tidak satu folder satu jenis data anda bisa pilih “select by layer”

image

Mengubah shapefile menjadi Well Known Text (WKT)

Tanya :

Bagaimana cara mengubah shapefile menjadi Well Known Text (WKT)?

 

Jawab :

Untuk mengubah shp menjadi wkt, anda dapat menggunakan ogr2ogr,

jalankan dalam format text (console) syntax berikut ini :

 

ogr2ogr -f CSV folder shp_yg_mau_diubah.shp -lco GEOMETRY=AS_WKT
 
-f CSV –> format tipe file tujuan.
folder –> direktori penyimpanan hasil konversi
shp_yg_mau_diubah.shp –> contoh nama file yang akan diubah
-lco GEOMETRY=AS_WKT –> pilihan format kreasi layer yang dihasilkan
 
WKT adalah format geometri, jadi anda akan mendapatkan data WKT,
dalam kolom yang terdapat dalam CSV file.

Konversi shapefile ke PostgreSQL

Tanya :

Bagaimana mengkonversi shapefile menjadi postgis?

Jawab :

Jawaban dari pertanyaan anda kami jawab cara QuantumGIS,

Klik pada menu Plugins, kemudian pilih SPIT (Shapefile to PostGIS Import Tool)

klik Import Shapefile to PostgreSQL dengan gambar gajah biru.

Ingat import shp ini akan berhasil jika anda sudah memiliki akun postgis,

baik di komputer lokal ataupun komputer server database postgresql.

Anda perlu mensetting koneksi dengan server postgresql, lihat gambar :

postgis

Setelah anda mempunyai service koneksi, anda test koneksinya,

jika berjalan klik OK,

Setelah koneksi OK, klik Connect, kemudian klik Add dikanan bawah,

masukkan shapefile, dan tekan OK,

Anda sudah menyimpan shapefile dan menkonversinya menjadi data postgis.

Segment Violation di APR, arcview project file

Tanya :

Bagaimana menangani permasalahan segment violation dalam apr arcview?

Jawab :

1. Pertama selalu lakukan ini, back-up selalu apr yang ingin anda perbaiki.

2. Kedua coba import file apr anda, jika impor anda berhasil, save as file hasil import anda dengan nama baru. Anda sudah bisa gunakan kembali file anda.

3. Jika masih belum bisa digunakan dikarenakan file shapefile anda terkorup, lakukan ini, ubah nama folder dari data gis anda yang digunakan dalam project file, kemudian masukkan kembali satu persatu, pada theme yang muncul peringatan segment violation-nya<src:gislounge.com>.

Buka MXD dan muncul tanda seru ” ! ” pada data

Tanya :
Bagaimana caranya agar data kita yang tersimpan dalam folder tetap tidak berubah, karena jika data shp kita buat dalam sebuah folder dan di buka pada komputer lain akan muncul tanda seru ” ! ” saya menggunakan arcgis.

Jawab :
1. Agar Anda dapat berbagi peta ArcMap (MXD) dengan pengguna GIS lainnya, Anda perlu juga menyediakan data spasialnya bersama MXD tersebut.

2. Kalo di pindahin usahakan directorynya harus sama, misalnya kalo file awal disimpan di drive D:, maka data kalo mau dipindahin juga harus di drive D:.

3. Ketika kita men-save project mxd-nya,kita tinggal set document propertiesnya, coba masuk ke :
file==>document properties==>data source option==>aktifkan/pilih “store relative path names to data source”.
Kemudian baru kita save project mxd.
Asalkan data kita di save dalam satu folder dengan project/mxd-nya ada di folder itu, ketika di copy ke kompter lain data-data yang ada dalam mxd akan langsung terbuka.

Bagaimana cara memproyeksikan shapefile di arcview?

Tanya:
Bagaimana cara memproyeksikan shapefile di arcview?

Jawab:
1. Pilih Arcview Projection Utility dari menu file
2. Muncul kotak dialog Step 1, pilih shapefile yang akan diproyeksikan
3. Klik next akan muncul step 2, isikan sistem koordinat asal dari data shape anda.
4. Jika shp anda belum ada informasi sistem koordinatnya, maka anda perlu untuk mendefinisikan dengan mengisi Tipe sistem koordinat, nama sistem, dan unitnya.
5. Setelah anda klik next akan muncul step 3, distep ini anda perlu untuk mengisikan sistem koordinat tujuan, atau sistem yang diinginkan. isikan juga nama sistem, dan unitnya.
6. Pada step 4 anda akan diminta untuk mengisikan nama shapefile tujuan, klik browse, isikan, tekan Ok, tekan next,
7. muncul summary, dan klik finish, anda telah berhasil memproyeksikan shapefile anda dari satu sistem ke sistem lain.

Apakah permasalahan anda sudah terjawab, dengan cara diatas?
Jika belum gabung dengan mailing list Komunitas GIS, http://groups.google.com/group/komunitas-gis
Tanyakan diforum, pertanyaan anda yang belum terjawab, teman lain akan membantu, dan silakan berbagi pengetahuan anda disana, dengan menjawab pertanyaan dari teman lain, yang menurut anda bisa menjawabnya.
Jangan sungkan, tidak ada pintar ataupun bodoh, yang ada berbagi pengalaman dan pengetahuan. Dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan, ilmu anda tidak berkurang 🙂 Mari berbagi.

mengisi sistem proyeksi shapefile .prj file

Tanya :
Bagaimana cara mendefinisikan sistem proyeksi shapefile (membuat .prj file-nya) untuk data yang sudah ada???

Jawab :
(dua jawaban)
1. Cara mudahnya (dalam arc view) tinggal gunakan projection utility wizard. misal sistem proyeksi UTM, tinggal pada input koordinat dimasukan UTM dan output koordinatnya juga UTM.
2. Menggunakan fasilitas toolbox (tas merah) yang ada di sebelah icon arccatalog. klik icon tas merah, maka akan muncul window toolboxes. Pilih Data Management Tools– Projection and Transformation, untuk mendefinisikan pilih Define Projection. Kalo sudah dipilih nanti akan muncul window Define Projection, lalu pilih file data kita, dan pilih sistem proyeksinya.

Sudah terjawab permasalahan anda, silakan isikan komentar jika belum? Dan  join ke mailing list komunitas gis http://groups.google.com/group/komunitas-gis dan ajukan pertanyaan diforum tersebut.