Tag Archives: vector

Jawaban Spatial Quiz : Dimana Letak Jembatan

Jawabannya adalah :

Jembatan berada di titik-titik perpotongan antara fitur Jalan dengan fitur Sungai.

Secara teknis yang diperlukan adalah membuat interseksi antara keduanya,

dengan menggunakan Menu Vector –> Analysis Tool –> Line Intersection (perintah QGIS).

image

image

Lihat gambar berikut sebagai hasil proses tersebut :

image

Jawaban tidak harus dengan QuantumGIS, pakai software lain juga boleh.

Punya Cara lain? Silakan unggah di forum, dan akan kami tampilkan juga disini, Terima Kasih.

 

Tambahan Jawaban dari  M.F.Ghazali di mailing list Komunitas GIS :

dengan ArcGIS –> geoprocessing–>intersect–>pilih data inputnya–>tentukan tipe data
outputnya (line/point)–>OK

Topologi Vektor di GRASS GIS

Tanya :

Bagaimana membangun topologi di GRASS GIS?

 

Jawab :

Vector –> Topology maintenance –> Create or rebuild Topology [v.build]

Di Tab Required, Nameof Input Vector Map (diisi dengan nama input)

di Tab Optional, cek/contreng –> build topology

Klik Run

image

Dimana fasilitas merge di Quantum GIS?

 

Tanya :

saya ingin menggabungkan beberapa data titik observasi hotspot dalam sekian tahun menjadi satu dataset, kalau disoftware lain ada merge, adakah di QuantumGIS, dan bagaimana caranya?

 

Jawab:

1. Anda klik menu Vector –> Data Management Tools –> Merge shapefile to one

2. Anda bisa mengumpulkan data shapefile dalam satu folder satu jenis data, sehingga bisa “select data by folder” atau jika tidak satu folder satu jenis data anda bisa pilih “select by layer”

image

Bagaimana membuat envelope atau bounding box dari layer extent di QuantumGIS?

Tanya :

Bagaimana membuat envelope atau bounding box dari layer extent di QuantumGIS?

Jawab :

1. Anda tampilkan layer yang ingin anda buat envelope atau bounding box nya.

2. Klik Vector –> Research Tools –> Polygon from layer extent

image

3. Tentukan layer yang akan diketahui layer extentnya, klik pada pulldown arrow di input layer,

image

4. Tentukan nama output shapefile-nya, klik Ok.

Membuat GRID di QGIS

Untuk membuat GRID vector di QuantumGIS, Langkah-langkahnya sebagai berikut :

1. Klik Menu Pulldown : Vector, Pilih Research Tools, muncul daftar tool, klik vector grid.

2. Jendela Grid Vector muncul, kemudian tentukan layer mana yang akan menjadi acuan, klik pada daftar layer dalam sub kotak Grid Extent.

3. Anda dapat menentukan apakah grid berdasarkan extent dari layer, dengan klik “update extent from layer” atau berdasarkan extent dari canvas dengan klik “update extent from canvas”.

Layer adalah data spasial anda yang ditampilkan gambarnya di Canvas, dan namanya terdapat dalam Tabel Of Content (TOC) yang biasanya terletak disebelah kiri di jendela QGIS.

Canvas adalah tempat bagian dari aplikasi QGIS, dimana data spasial di render untuk ditampilkan.

4. Dalam Parameter, anda perlu mengisikan seberapa lebar grid dibuat, satuannya disesuaikan dengan sistem koordinat layer, anda dapat membuat seperti persegi panjang, dengan hilangkan tanda contreng/cek/centang pada “Lock 1: 1 Ratio”, atau tetap di contreng jika menginginkan grid yang simetrik.

5. Anda dapat membuat hasil sebagai tipe feature poligon, atau tipe feature garis/line, dengan klik Output as polygon, atau Output as Line.

6. Tentukan nama file shapefilenya, dan klik OK.

7. Anda selanjutnya akan ditawari, apakah akan ditampilkan di TOC hasilnya atau tidak. Anda bisa pilih salah satu, jika ingin melihat hasil pilih ya, ditampilkan.

8. Selesai.

Menampilkan data vektor di Quantum GIS

Tanya :

Saya newbie nih, mo belajar QuantumGIS, saya sudah install, dan menjalankan QGIS, tapi bingung mulai darimana, yang ingin saya tanyakan, bagaimana menampilkan data peta di QGIS?

Jawab:

Pertama pastikan bahwa anda, telah mengaktifkan toolbar Manage Layer, untuk mengecek toolbar aktif atau tidak bisa dilihat dipanel QGIS bagian atas, persis dibawah pulldown menu, tapi perlu diingat toolbar di QGIS juga bersifat dockable, artinya bisa ditempel diwilayah panel kiri, kanan, bawah, ataupun atas aplikasi tsb, atau kalau mau lebih pasti, klik pada pulldown menu : View >> Toolbars >> Manage Layers, coba klik pada tulisan Manage layers, jika tanda silang pada kotak cek disamping kiri sudah muncul maka toolbar anda pasti akan nampak di aplikasi QGIS.

Selanjutnya, akan nampak jendela, Add Vector Layers, disana akan terdapat pilihan :

“Source type”

source type ini berupa pilihan :

File | Directory | Database | Protocol

Protocol yang disupport adalah URI (Uniform Resources Identifier) untuk GeoJSON, GeoJSON sendiri merupakan enkoding open format data geografis bertipe JavaScript Open Notation.

Database yang disupport antara lain ESRI Personal Geodatabase, ODBC, Postgre, dan MySQL, artinya anda bahkan bisa buka Geodatabase ESRI walaupun kemungkinan ada beberapa format data khusus yang hilang, tetapi spatial-nya akan tetap dapat terbaca.

Directory yang disupport TIGER Census /Line, Arcinfo Coverage yang binary, dan lainnya.

File : format file yang disupport antara lain DXF Cad, KML, Mapinfo TAB, ESRI Shapefiles, *.GPX/gpx, dan berbagai format lain juga termasuk gdb.

Untuk menampilkan tinggal anda pilih format data anda,

masukkan source-dataset dengan klik browse, klik Open, data anda sudah terpilih.

klik Open untuk membuka dan menampilkan.